Kamis, 23 Oktober 2014

budaya sekolah

UPAYA PEMBINAAN KARAKTER SISWA MELALUI PENGEMBANGAN BUDAYA MADRASAH DI MTSN RABA KOTA BIMA
Oleh, Irfan, S.PdI
Latar belakang
Paradigma pembelajaran sekarang tidak diperkenankan lagi untuk berlaku keras ataupun memukul siswa bahkan kita dilarang untuk memegang kayu/ benda yang sekiranya mengancam/ menakut-nakuti siswa, sementara konisi siswa kita kalau tidak disanksi dengan hukuman fisik (disiplin yang tinggi) sepertinya kita tidak dihargai lagi bahkan kita dijadikan bahan tertawaan dan ejekan, akibatnya pelajaran yang kita sampaikan itu dianggap mantra dan sajian bual saja sementara di kelas itu siswa terlihat bucungaca (baca:amburadul), Nah, bagaimana menghadapi hal yang semacam ini, pertanyaan semacam ini selalu muncul dan dilontarkan bahkan dijadikan bahan diskusi bagi warga madrasah yang peduli akan pendidikan siswa.
Dari sharing dan diskusi ringan antara beberapa guru dan warga madrasah lainnya dapat ditarik kesimpulan sementanta bahwa tuntutan kurikulam sekarang memang seperti itu, kita dilarang berlaku keras seperti guru kita dulu karena kita bukan zamannya lagi, sekarang tugas guru adalah mengawasi dan mengelola siswa dengan hadir dalam kelas sebelum siswa hadir dan pulang setelah siswa pulang”
Proposisi jawaban seperti itu ada benarnya juga. Bahwa Pertama tingkat pengawasan guru terhadap siswa harus dipertinggi dalam setiap waktu selama siswa berada di lingkungkan sekolah, Kedua, faktor lingkungan / tempat belajar, sebagian besar di Indonesia masih menggunakan lingkunagan sekitar sebagai satu-satunya lingkungan belajar (Wiryokusumo 2007: ), namun lingkungan sekolah sebagia lingkungan belajar satu - satunya ini belum dapat dimanfaat secara maksimal untuk menjadi sebuah lingkungan yang memberikan kenyamanan pada warga belajar di dalamnya untuk melakukan aktifitas belajar yang tidak membosankan. Sehingga lingkungan tersebut belum daat memberikan kontribusi lebih terhadap upaya pembinaan karakter siswa melalui pengembanagn budaya madrasah

Tujuan
Memmbangun persepsi dan sikap positif untuk membangun budaya MTsN rabasebagai pengembanagan karakter siswa serta mengupayakan budaya madrasah yang membangun berkarakter siswa
Sasaran
Diharapkan dapat memberi manfaat dan menjadi acuan bagi semua guru mata pelajaran, guru BP/BK pembina kegiatan Intra dan ekstra madrasah
Para pimpinan madrsahdalam mendukung serta memberikan fasilitasi kepada para guru dan dan tenaga pendidikan dalama membangun suasana madrsah yangberkarakter
Apa dan mengapa perlu pengembangan Budaya MTsN Raba
Budaya madrasah adalah suasana kehidupan madrasah yang di dalamnya ada pendidik, siswa dan tenaga kependidikan yang satu dengan yang lainnya saling beinteraksi
Kepemimpinan, keteladanan, kermahan, toleransi, kerja keras, disiplin, kepedulian sosial, kepedulian lingkunagn, rasa kebangsaan dan tanggung jawab merupakan nilai nilai yang dikembangkan dalam budaya madrasah
Pembentukan dan pengembangan nilai nilai tersebut tidak lain adalah pembentukan budaya sekolah yang berfungsi sebagi sarana untuk mengembangkan diri (siswa) dalam berperilaku sesuai dengan akhlak yang mulia yang berdapak pada kehidupan sehari hari baik di lingkungan madrasaha maupun diluar sekolah (masyarakat)
Karena sesungguhnya membangun budaya madrsah merupakan kegiatan yang berproses panjang, perlu ada keteladanan, pengawasan dan kerja sama dari seluruh warga sekolah. Nilai nilaitersebut juga di dalam lingkungan Madrasah kita amat dan sangat terasa kurang
Penerapan pengembangan budaya di MTsN Raba
Secara umum pembentukan karaekter dalam diri individu merupakan fungsi dari seluruh potensi individu manusia karena harus melibatkan unsur koginitif, afektif dan psikomotorik, dengan arti yang lain proses pembelajaran dan didikan di madrasah harus mewujudkan perpaduan antara pola pikir (kecerdasan intelektual) dengan pola zikir (kecerdasan Spritual) sehingga melahirkan dan menuntun terjadinya perilaku (karakter) artinya siswa berperilaku dengan didasarkan melalui proses olah pikir dan olah hati
Dengan demikian masing-masing proses pendidikan dan pembelajaran dapat diperlakukan sebagai suatu nilai luhur melalui proses Pemberdayaan (intervensi) dan Pembudayaan (habituasi), intervensi yaitu melaui pembelajaran, pemodelan dan penguatan. Sedangkan habituasi yaitu dengan melalui pensuasanaan, pembiasaan dan penguatan. Kedua proses pembudayaan dan pemberdayaan dimaknai sebagi tindakan guna dalam mengupayakan terbentuknya karakter siswa dan proses tersebut akan berhasil bilamana didukung oleh kebijakan, pedoman, sumber daya, lingkungan sarana prasarana serta komitmen semua warga madrasah dalam stau kesatuan sistim yang terukur
Sasaran upaya pembanygunan karakter siswa di MTsN Raba dioerntasisakan pada penanaman nilai nilai tertentu diantaranya dikelompokan pertama Jujur, mleiputi nilai; adil, berpikir positif, percaya diri, santun, disiplin, jujur, dan ikhlas. Kedua, Cerdas, meliputi nilai; kreatif, hemat, rendah hati dan pengendalian emosi. Ketiga Tangguh, meliputi nilai; Tanggung jawab, kerja keras, mandiri, pantang menyerah, keempat, Peduli, meliputi nilai; kasih sayan, kerja sama, cinta tanah air, toleransi dan cinta damai.
Upaya penataan lingkungan MTs Raba
Dalam rangka mewujudkan budaya madrasah yang dapat membangun karakter atau akhlak mulia siswa perlu ketersediaan sarana dan prasaranayangmemadai bagi peserta didik, sarana prasarana yang tersedia dapat ditata dan difungsikan secara teratur sehingga memberikan nuansa yang menyenangkanbagi segenap warga madrasah dalam melaksanakan tugas dan kegiatan masing-masing
Faktor lingkungan fisik madrasah turut mempengaruhi keberhasilan pendidikan akhlak yang mulia, mulai penataan lingkungan, bangunan dan taman madrasah perlu untuk dimanfaatkan, beberapa sarana prasarana pendidikan di MTsN Raba yang perlu untuk ditata keloladengan baik, meliputi; penataan taman depan madrasah sehingga dapat dimanfaatkan sebagai upacara bendera dan menetipkan siswa yang melakukan belanja didepan karena mengurangi pandangan yang tidak bagus, begitu juga halnya taman di dalam dan didepan kelas masing-masing dapat difungsikan sebagai taman hijau obat hidup yang dikelola oleh UKS dan Pramuka serta pemafaatan oleh praktek mata pelajaran Prakarya,
Penataan dan pengaturan ruang kelas, belum dimanfaatkan sehingga dapat memberikan tambahan pendidikan bagi warga madrasah, penataan dapat melalui hiasan dinidng seperti sloga bernuansa akhlak mulia, peribahasa, foto pahlawan, gambar pemandangan, gambar gambar inspirasilainnya dan lain-lain. Disinilah perlu ada usaha wali kelas dalam mengatur peserta didiknya begitu juga dengan tugas pengurus kelas dalam kebersihan dan keamanan kelasnya sehingga ruangan kelasnya menjadi ruangan yang nyaman dan betah didalamnya.
Penataan kantin madrasah, MTsN Raba telah memberlakukan jam pelajaran beberapa hari dengan berakhir hingga jam setengah tiga sore, tentu segala sesuatunya sudah diperhitungkan secara matang dan keberadaan kantin madrasah harus menjadi hal yang dipertimbangkan selain dari penataan tempat yang nyaman dan tidak merusak pemandangan ketersediaan makanan yang sehat dan teratur juga lebih utama karena makanan yang dikonsumsi peserta didik memberikan dampak pada motivasi belajar siswa di kelas.
Pemanfaatan lingkungan madrasah, MTsN Raba memiliki keterbatasan luas dan bangunan bila dibanding dengan jumlah warga madrasah yang ditampung setiap hari yang lebih dari 1000 orang tentu memberikan kurang nyamannya sedianya madarasah harus memiliki lapangan untuk bermain halnya dalam berolah raga sepak bola, voliball, takraw dll. Dan untuk memberikan kenyamanan MTsN Raba tidak habis cara dan usaha pengaturan mulai dari pemanfaan lingkungan sempit hingga diusahakan pengadaan permainan yang tidak makan tempat, (catur, dll)
Dalam Upaya kegiatan intra dan ekstra madrasah, MTsN Raba memberikan seluas luasnya dalam mendorong terjadinya kegiatan yang dimaksud mulai dari pemanfaatan sarana dan fasilitas yang ada hingga pada jaminan honorarium pembinanya, sebagai Organisasi yang wajib ada di madrsasah OSIS MTsN Raba telah mampu menunjukan programnya kerjanya mulai dari pengadaan sekretariat hingga pengaturan administrasinya kedepannya OSIS ini dapat mengusahakan kantin madrasah yang sehat dan koperasi Siswa yang memadai sejalan dengan itu program mengaji diawal pelajaran akan dievaluasi dan ditangani kembali dan dalam programnya OSIS dalam mengadakan media madrasah sebagai wadah Kreasi dan komunikasi siswa,akan diterbitkan secara berkala untuk dibaca oleh seluruh warga madrasah, komite sekolah, orang tua/ wali murid serta sekolah sekolah lain dan wadah ini memiliki gambaran program seperti, pengadaan fotocopi madrasah, cetak papan nama siswa, kartu pelajar, buku memori siswa, kalender madrasah, stiker-stiker dan berbagai pelatihana ICT untuk guru dan pegawai madrasah, dll. Pada prinsipnya Osis memiliki program dari siswa oleh siswa untuk siswa juga
Keberadaan Pramuka, UKS,PIK-KRR,Rohis.dll, dalam mengupayakan pembinaan karakter melalui pengembangan budaya madrasah organisnisasi Ekstra tersebut sangatlah penting dan diatur dengan baik, kegiatan Pramuka sebagai wadah dalam pembinaan karakter siswa perlu didukung dan diberi peluang untuk terus mengembangkan programnya, walaupun sebidang prestasi yang telah ditorehkan melalui gugusnya namun masih diharapkan peran aktif dalam membina kedisiplinan siswa di Madrasah di sisi yang lain tugas dan tujuan paramuka 03.039-03.040 Pangkalan MTsN Raba untuk memperlakukan dan mewajibkan pakain pramuka lengkap kacu tiap hari hari jum’at dan sabtu dinilai concok untuk mendisiplinkan peserta didik, begitu juga keberaadaan UKS diharapkan unuk dapat membantu pembinaan siswa yang berperan dalam menata lingkungan yang sehat, nyaman, bersih dan rapi kehadiran UKS ini diharapkan juga sebagai wadah dalam melayani siswa yang bermasalah dibidang kesehatan sehingga setiap problem siswa dapat teratasi sampai pelajaraan di sekolah berakhir, untuk menunjang semua itu ketersediaan ruangan diupayakan dan pemanfaan lingkungan sebagai taman obat merupakan hal yang memantu kretafitas siswa
Efektifitas Mushola MTsN Raba, keberadaan Mushola dalam proses pembangunan ini akan segera terwujud bila semua pihak dapat membantu penyelesaiannya, sebagai sarana yang urgen dalam membina akhlak mulia siswa diharapkan dapat dikelola dengan baik, Osis sebagai organisasi interen sekolah akan membantu fsilitasi terbentuknya pengurus Rohani Islam (Rohis) yang betanggung jawab dalam menata dan mengelolanya.

Pelaksanaan dan pembinaan akhlak mulia siswadapat dilakukan oleh sebuah tim dan dapat disosialisasikan kepada warga madrsah, bagan tersebut diatas merupakan contoh penerapan pembinaan karakter siswa dalam lingkungan madrasah
Dalam tatanan pergaulan antar warga madrasah diharapkan program perlu dilaksanakan diantaranya: Pembudayaan salam, bersikap ramah pada semua orang, budaya santabe, santun dalam berbicara, displin dalam berpakaian, peduli terhadap kebersihan, tertib dalam proses pembelajaran, dll
Kesimpulan
MTsN Raba bukan sebuah menara gading yangberdiri tegak sendiri, tetapi bagian yang tidak terpisahkan dari suatu sistem, oleh karena itu hendaknya semua unsur harus terlibat, memberi pengaruh, saling berkoordinasi 9merumuskan, mendukung dan melaksanakan)
Upaya pembinaan karakter siswa butuh keyakinan dan waktu yang lama, kita semua harus memebri kepercaayaan dan perhatian yang penuh
Akhirnya, kebutuhan kita untuk menjadikan peserta didik yang berkarakter dan budaya madrasah tidak boleh hanya sekedar harapan dan impian, jangan dikira kita baru berbicara dianggap sudah berbuat.
Wassalam







Kamis, 09 Oktober 2014

proposal Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa



PROPOSAL
LATIHAN KEPEMIMPINAN SISWA
TAHUN 2014/2015


Sabtu-Ahad, 6 s.d 7 September 2014

















                                  ORGANISASI INTERA SEKOLAH (OSIS)
                                        MTs NEGERI RABA KOTA BIMA
                                                      TAHUN 2014





                                                                Kop OSIS



A. LATAR BELAKANG
          Tuntutan dunia pendidikan yang menharuskan siswa memiliki karakter semakin tidak terelekan lagi seiring dengan perkembangan siswa yang kian waktu semakin jauh dengan nilai nilai budi pekerti dan akhlak luhur, disamping itu formula atau pola dalam menangani siswa tidak hanya dapat dihantarkan dengan semata-mata dengan pembelajaran di kelas melalui materi materi pembelajaran yang terstrukur.
        Pendidikan karater juga tidak hanya dapat melalui transfer pengetahuan semata dengan tahapan proses pembelajaran di kelas namun sangat berpengaruh apabila input dari madrasah turut memberikan proses yang terukur melalui kegiatan dalam pembinaannya dari lingkungan sekolah
          Disisi lain Keadaan siswa dilinguknan sekolah/madrsah yang mencerminkan perilaku kurang sopan, kurang jujur dan jauh dari etika sampai kepada siswa yang malas belajar, semakin merisaukan para pendidik dan warga madrasah itu sendiri.
Dengan berbagai dbentuk pembinaan yang dilakukan selama ini dinilai cukup maksimal namun sejalan dengan perkembangan dan pertumbuhan siswa perlu dan terus untuk dibimbing, maka strategis latihan kepemimpinan bagi siswa merupakan langkah nyata dan terukur untuk pembinaan karakter siswa

B. TUJUAN KEGIATAN
1. Peserta memiliki jiwa kepemimpinan dan dalam memimpin diri dan orang lain
2. Mengenal lingkungan sekolah secara utuh
3. Memahami dan melaksanakan tata tertib sekolah
4. Memahami dan melaksanakan rangkaian kegiatan di sekolah
5. Memiliki sikap disiplin dalam mengikuti proses pembelajaran
C. SASARAN KEGIATAN
Yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah Pengurus Osis dan pengurus Kelas
D. PESERTA
NO UTUSAN JML PESERTA KET
1 Osis 5 Orang
2 Ketua Kelas 22 kelas 22 Orang
3 Sekretaris/Bendahara Kelas 22 Orang
Jumlah 49 Orang
E. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
Kegiatan latihan kepemimpinan siswa ini iniberlangsung pada hari sabtu dan Ahad tanggal 6 s.d 7 September 2014 bertempat di MTs Negeri Raba Kota Bima
F. PANITIA dan PENYELENGGRA KEGIATAN
Adapun yang yang menjadi Panitia adalah pengurus Osis Sebanyak 7 Orang dan Narasumber adalah para Guru MTs Negeri Raba

G. DESAIN PELATIHAN
Pelatihan ini guna melakukan sosialisasi tata tertib dan program osis, dilakukan dalam bentuk pemberian materi dasar dan pengembangan dilakukan dengan praktek serta simulasi juga dirangkum dalam bentuk portofolio masing-masing tugas untuk tiap kelas,
H. ANGGARAN
Kegiatan ini bersumber dari anggaran Kegiatan Osis dan sumber lain yang relevan dan tidak mengikat sebesar Rp. 1.940.000.- sebagaimana estimasi terlampir
I. JADWAL KEGIATAN
NO HARI/TANGGAL WAKTU JENIS KEGIATAN NARA SUMBER PENAMPING KET
1    Sabtu, 6 September 2014 03.00 – 03.40 Pembukaan Kepala MTsN Raba
2 03.40 – 04.00 Isho Osis
3 04.00 – 05.00

PENGENALAN LINGK SEKOLAH
- Sejaah dan perkembangan sekolah
- Keadaan Guru dan pegawai
- Keadaan siswa dan fasilitas sekolah
- Tupoksi warga madrsah
- Cara pemanfaatan sarana dan fasilitas madrsah
- Osis dan keg ekstra lain Baharuddin, S.Pd Osis/ Panitia Materi disampaikan dengan - LCD
- - praktek
- -portofolio
4 05.00-06.00 HAK DAN KEAWAJIBAN SISWA
- Sebagai seorang Anak
- Sebagai siswa sebagai manusia belajar
- Membina dan menyambut sekolah lebih lanjut
- Mebayar iuran osis Khalid, S.Ag Osis/ Panitia
5 Ahad, 7 September 2014

07.00-08.20 TATA TERTIB SEKOLAH
- Sosialisasi tata tertib sekolah Ridwan, S.Pd Osis/ Panitia
6 08.20- 10.00 MANAJEMEN KELAS
- Pendataan siswa dan membelair kelas
- Administrasi kelas
- menangani siswa bermasalah Irfan, S.PdI Osis/ Panitia
7 10.00-10.30 Sneck Osis/ Panitia
8 10-30-12.00 KEPEMIMPINAN DI KELAS
- Tugas struktur kelas
- Membuat struktur dan organisasi kelas
- Larangan dan anjuran di kelas Faisal, S.Pd Osis/ Panitia
9 12.00-13.00 Ishoma Osis/ Panitia
10 13.00-14.00 PROGRAM OSIS
- Pengenalan osis
- Pembahasan program osis Alda fadilah dan Ahlunnazar Osis/ Panitia dan pembina
14.00-14.30 Penutup

J. LAIN-LAIN
Hal hal lain yang belum tercantum dalam proposal ini akan diatur kemudian
K. PENUTUP
Demikian proposal ini kami sampaikan besar harapan kami kiranya Bapak dapat memakluminya



Panitia Pelaksana
Ketua                                                              Sekretaris




AHLUNNAZAR                                               AN BIL’IS EKA ROS


Mengetahui
 Ketua Osis                                                          Pembina Osis





ALDA FADILLAH                                                  IRFAN, S.PdI






                                       KOP OSIS


Nomor : 03/A/Osis-MTsN Raba/IX/2014 KotaBima, 1 September 2014
Lampiran : -
Perihal : Mohon Dukungan

Kepada,
Yth, Kepala MTs Negeri Raba
di.-
Tempat

Seraya memohon Rahmat dan Ridho Allah SWT. Semoga segala usaha dan perjuangan kita diridhoi-Nya. Aamiiiin
Sesuai dengan program kegiatan Pengurus Organisasi Intera Sekolah (OSIS) MTs Negeri Raba Kota Bima mengadakan latihan kepemimpinan siswa khusus bagi pengurus Osis dan pengurus Kelas maka dengan ini kami memohon kepada Bapak kiranya dapat memberikan dukungan moril maupun material serta menyetujui kegiatan kami (sebagai bahan pertimbangan Bapak bersama ini kami lampirkan satu buah proposal)
Demikian Surat permohonan ini kami samapaikan besar harapan kami Bapak dapat mengabulkannya dan sebelumnya kami sampaikan terima kasih


Panitia Pelaksana
Ketua                                                Sekretaris



AHLUNNAZAR AN                            BIL’IS EKA ROSADI

Mengetahui
Ketua Osis                                   Pembina Osis




ALDA FADILLAH                           IRFAN, S.PdI





SURAT IZIN ORANG TUA/ WALI

Kepada
Yth, Kepala MTsN raba Kota Bima
di.-
Tempat

Yang beratanda tangan di bawah ini saya:
Nama : ………………………………………………….
Alamat : ………………………………………………….
Pekerjaan : ………………………………………………….
No. Tlp/Hp : ………………………………………………….

Orang Tua/ Wali dari :
Nama : ………………………………………………….
Kelas : ………………………………………………….
Alamat : ………………………………………………….
No. Hp/ Tlp : ………………………………………………….

Dengan ini:


Putra/Putri * kami tersebut di atas untuk mengikuti Latihan kepempinan Siswa yang diselenggrakan oleh Pengurus Organisasi Intera Sekolah (OSIS) MTs. Negeri Raba Kota Bima pada hari sabtu - Ahad tanggal 6 s.d 7 September 2014 di MTs Negeri Raba Kota Bima
Demikian Surat ini kami buat untuk dimaklumi sepenuhnya


Hormat kami
Orang Tua/ Wali





(……………….............………………………)



Ket:
*) Coret yang tidak perlu













kegiatan pramuka MTsN Raba